Film

Nyong Mutiara Hitam, Suguhkan Budaya Tidore Maluku Utara

Editor : Rizal Husen |Kamis , 15 November 2012 - 21:20:04 WIB | Dibaca : 1119 Kali |

SINETRON BARU: Pemain dan kru sinetron 'Nyong Mutiara Hitam'. foto: saiful bahri

@IRNewscom I Jakarta: INDONESIA kaya akan ragam budaya. Kali ini, kultur  Tidore Maluku Utara diangkat dalam sebuah sinetron berjudul 'Nyong Mutiara Hitam'. Sinetron yang diproduksi PT. Bunga Mediatama Production ini menyuguhkan sesuatu yang berbeda. Yakni menyatukan tradisi kebhinekaan Indonesia.

"Melalui sinetron ini, kami mengusung budaya masyarakat Tidore, dan semoga masyarakat Indonesia dan international bisa kembali mengenal Tidore. Kalau bicara Maluku, sekarang yang lebih dikenal adalah Ambon daripada Tidore atau Ternate," ujar Ade Muhammad Nur Ngudu, produser sinetron Nyong Mutiara Hitam, dalam acara Syukuran & Launching Produksi Perdana Sinetron 'Nyong Mutiara Hitam' di Raja Rasa Sundanese and Seafood, Ampera Raya, Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (15/11).

Menurutnya, publik bisa mengenal Maluku secara keseluruhan. "Memang beberapa daerah mengalami konflik. Namun ada daerah Maluku lain yang tidak terkena konflik dan bisa menjadi sumber inspirasi melalui budayanya lewat sinetron ini," tambahnya.

Nyong Mutiara Hitam, akan ditayangkan sekali dalam sepekan. Diharapkan hasil produksi sinetron Nyong Mutiara Hitam tidak seperti sinetron yang diproduksi secara massal. "Ini bukan sekedar tontonan, tapi juga ada tuntunan. Sebab ada nilai-nilai yang positif yang ingin disampaikan dalam tiap adegan," jelasnya.

Sinetron Nyong Mutiara Hitam juga melibatkan artis papan atas. Seperti Arumi Bachsin, Arief Pocong, Ray Sahetapy, Cok Simbara, Edi Rikwanto dan lain-lain. "Saya melihat para pemain tersebut sudah tidak asing lagi. Saya yakin mereka bisa mengejawantahkan skenario sinetron. Karena ini genrenya drama, namun ada humor-humor segar yang menghibur," pungkasnya.[sai-1]



BERITA LAINNYA :