Hukum & Kriminal

Penggerebekan Teroris

Ini Kronologis Penangkapan 11 Teroris di Jawa

Editor : Rizal Husen |Sabtu , 27 Oktober 2012 - 18:29:46 WIB | Dibaca : 825 Kali |

BAHAN BOM: Tim Densus 88 antiteror membawa barang bukti yang diduga bom di Jalan Palmerah Barat 2, RT 03/09, Jakarta Barat.

@IRNewscom | Jakarta : TIM Densus 88 berhasil menangkap sebelas orang jaringan Harakah Suni untuk Masyarakat Indonesia (HASMI) di empat provinsi di Pulau Jawa.

Hal itu diungkapkan, Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Suhardi Aliyus di Mabes Polri, Sabtu (27/10). Mantan Wakapolda Metro Jaya itu mengatakan, penangkapan pertama kali terjadi di Perumahan Puri Amarta Residen, Madiun, Jawa Timur.

"26 Oktober pukul 00.00 WIB, diamankan dua orang bernama Agus Anto alias Toriq dan Warso, dengan beberapa bom siap ledak," ujar Suhardi kepada wartawan.

Dari penangkapan keduanya, Sabtu (27/10), melakukan penangkapan di Solo, Bogor dan Jakarta secara serentak. "Supaya tak menyebar dilakukan penangkapan serentak sejak pukul 11.00 WIB," jelasnya.

Di Solo, kata Suhardi, Densus 88 berhasil menangkap pimpinan HASMI, Abu Hadifah di Jegres, Kota Solo. Selain itu dua orang lainnya juga ditangkap yaitu, Haru dan Budianto alias Ahmadun. "Kita temukan beberapa bom siap ledak dan yang masih dirakit," ucapnya.

Selanjutnya, polisi juga menangkap tiga terduga teroris di Kabupaten Bogor. Pertama, petugas menangkap dua orang. Yaitu Zaenudin dan Emirat di Kampung Neglasari, Desa Leuwimekar, Leuwiliang, Bogor.

Kedua, polisi menangkap Usman di Cikaret, Leuwiliang. "Di Bogor kita temukan bahan peledak, sejumlah amunisi dan detonator," tambahnya.

Di tempat terpisah, tim densus juga menangkap kakak beradik, Herman dan David di Jalan Palmerah Barat 2, RT 03/09. Dari Palmerah, petugas juga menangkap Nanto di Jalan Kebon Kacang, Tanah Abang. "Barang bukti berupa benda yang dirakit dan buku petunjuk buat bom," tambahnya.[yud-1]



BERITA LAINNYA :