Nasional

Ormas Islam Minta Kapolri Terbitkan Aturan Jilbab

Editor : Hendry Sihaloho |Rabu , 12 Juni 2013 - 18:30:02 WIB | Dibaca : 359 Kali |

Said Aqil | Ist

@IRNewscom | Jakarta: KEPALA Polisi Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Timur Pradopo, diminta menerbitkan aturan tentang jilbab bagi Polisi Wanita (Polwan). Hal ini untuk memberi ruang bagi polwan yang ingin berkerudung.

"Jadi, kami mohon kepada Kapolri membuat aturan soal jilbab, setelah munculnya polwan yang ingin berjilbab. Coba diberi ruang supaya ada peraturannya," kata Ketua Umum Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI), Said Aqil Siroj, di kantor PBNU, Salemba, Jakarta, Rabu (12/06).

Said mengatakan, di era globalisasi seperti sekarang, seharusnya Polri dapat memberikan keluasaan bagi polwan untuk mengenakan jilbab. "Di era globalisasi tidak ada lagi aturan yang menekan atau mengintimidasi," ujar dia.

Untuk itu, LPOI siap berdiskusi ihwal aturan jilbab bagi polwan. "Kami ini 11 Ormas dan punya anggota 100 juta lebih. Kami akan menunggu respon kepolisian setelah ini (permintaan aturan jilbab)," kata Said.  Sebelas ormas Islam yang dimaksudnya, antara lain Persatuan Islam, Al Irsyad Al Islamiyah, Mathlaul Anwar, Ittihadiyah, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia, IKADI, Azzikra, Syarikat Islam Indonesia, Al Wasliyah, dan Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti). [hil-16]



BERITA LAINNYA :