Nasional

21 Juni, DPR ke Arab Saudi untuk Perjuangkan Kuota Haji

Editor : Muslim Ambari |Jumat , 14 Juni 2013 - 03:51:53 WIB | Dibaca : 213 Kali |

Ilustrasi | Foto : ANTARA

@IRNewscom I Jakarta : ANGGOTA Komisi VIII DPR RI, Hasrul Aswar mengatakan untuk mengatasi polemik pengurangan kuota haji sebesar 20 persen oleh pemerintah Arab Saudi terhadap Indonesia, pihak Komisi VIII DPR RI beserta Kementerian Agama akan menuju Arab Saudi pada tanggal 21 Juni mendatang untuk melakukan lobi.

Menurutnya, hal itu dilakukan untuk memperjuangkan agar Indonesia tidak mengalami pengurangan kuota haji.

"Nanti tanggal 21, Menteri agama dan empat orang perwakilan komisi VIII akan ke Arab Saudi. Kita kesana untuk memperjuangkan (lobi) kouta jamaah Haji kita agar tetap," kata Hasrul, di gedung DPR RI, Senayan, Kamis (13/06).

Hasrul mengatakan di Arab Saudi, mereka akan menemui pihak pemerintah Arab Saudi terkait pelaksanaan haji disana. "Kita disana akan menemui pihak terkait seperti kementerian Haji Arab Saudi dan pihak-pihak terkait pelaksanaan haji," jelasnya.

Lebih lanjut, Hasrul pun mengaku paham alasan pemerintah Arab Saudi melakukan pengurangan kuota haji. Hal tersebut dilakukan karena pihak Arab Saudi sedang melakukan pemugaran Masjidil Haram.

"Pemerintah Arab sedang melakukan rehab Masjidil Haram. Awalnya itu Masjidil Haram bisa menampung 48.000 jamaah perjamnya, tapi setelah rehab jadi cuma bisa menampung 22.000 jamaah perjam, makannya kouta jamaah hajinya dikurangi," jelas politikus PPP ini.

Lebih lanjut, menurutnya, dengan kuota dikurangi ada potensi kerugian yang didera oleh pihak Indonesia. Mulai dari sisi psikologis jamaah yang sudah siap untuk berangkat haji, hingga anggaran yang sudah dikeluarkan pihak pemerintah Indonesia sebagai uang muka.

"Ya memang ada potensi kerugian di kita, dari sisi jamaah haji ya psikologisnya. Lalu dari sisi negara kan kita sudah bayar sekitar 300 miliyar lebih untuk uang pangkal pemondokan, katering,  transportasi, dan lain-lain," ungkap Hasrul.

Oleh karena itu, bagi Hasrul, dengan kedatangan pihak Indonesia menemui pemerintah Arab Saudi bisa mencari solusi atas masalah ini. Ia pun berharap agar jamaah haji Indonesia tidak dikurangi kuotanya.

"Ya semoga dengan pertemuan kita disana, pengurangan jamaah haji Indonesia tidak terjadi, kita akan perjuangkan itu," pungkas Hasrul. [prs-6]



BERITA LAINNYA :