Perkotaan

'Persoalan Jakarta Sudah Ruwet dan Kompleks'

Editor : Muslim Ambari |Rabu , 07 November 2012 - 19:41:31 WIB | Dibaca : 319 Kali |

Jokowi saat sidak ke Pasar Galur, Jakarta Pusat pada Rabu (24/10) lalu | Foto: ANTARA/M Agung Rajasa

@IRNewscom | Jakarta: GUBERNUR DKI Jakarta Joko Widodo mengakui kalau persoalan di ibukota sangat komplek dan ruwet. Dia berkata seperti itu, karena setiap hari dirinya menerima aduan soal sengketa tanah, pungutan liar dan sebagainya.

"Persoalannya kompleks dan ruwet, lah gimana sudah terlanjur seperti ini," ujar Jokowi di Balai Kota, jln medan Merdeka Selatan Jakarta Pusat, Rabu (07/11).

Namun, mantan Wali Kota Solo Jawa Tengah ini pun enggan apabila dibanding-bandingkan dengan permasalahan Solo dan Jakarta."Saya enggak mau banding-bandingkan, sudah ruwet kayak gini," kata dia.

Jokowi pun mengaku selalu mencatat setiap ada persoalan apapun yang diadukan masyarakat kepada dirinya. Seperti halnya persoalan pungutan liar di Sekolah-sekolah. Dia mengaku harus mengecek dulu di lapangan.

"Ini dicek apakah ada pungutan itu atau tidak, itu yang perlu dicek semua," kata dia.

Jokowi kemudian berujar, untuk menyerap semua informasi dan masukan dari warga, dia terus merencanakan blusukan dan sidak. Namun, orang nomor satu di Jakarta ini akan selalu merahasiakan kemana sidaknya, seperti halnya tempat yang diduga melakukan pungutan liar."Lah nanti rahasia, mendadak dengan tim," jelas dia.

Jokowi melakukan tindakan seperti itu, karena dia mengaku hingga saat ini masih mempunyai hutang banyak. Terutama, salah satunya karena dia masih belum bertemu dengan warga di Muara Angke, dan Tangki Boot.

"Saya termasuk punya hutang banyak belum di Muara Angke, Tangki boot termasuk ini tadi (kampung apung). Satu-satulah yang komplek yang mana," tutupnya. [al-6]



BERITA LAINNYA :