Politik & Keamanan

Kalangan Pesantren Dukung Mahfud Maju Capres

Editor : Irman Robiawan |Kamis , 05 September 2013 - 09:22:26 WIB | Dibaca : 1063 Kali |

Mahfud MD

@IRNewscom | Magelang: MANTAN Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mengaku telah mendapat dukungan dan dorongan untuk maju sebagai calon Presiden pada 2014 dari kalangan pondok pesantren.

"Alhamdulillah kalau pesantren-pesantren sudah memberikan dukungan yang kuat bahkan mendorong agar saya maju," katanya sebelum menjadi pembicara pada pengajian akbar dalam mujahadah dan halal bihalal Persatuan Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Kafah (P4SK) Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Rabu (04/09) malam.

Bukan hanya itu, katanya, dari Pondok Pesantren Kempek dan Al Hikmah bahkan mengirim surat resmi isinya perintah dari pimpinan pondok pesantren kepada Mahfud MD yang pernah mondok di pesantren untuk menyiapkan diri menjadi calon presiden guna ikut menyelamatkan keadaan di Indonesia.

"Oleh sebab itu saya berkeliling ke pesantren-pesantren di Jawa dan juga di luar Jawa seperti di Bengkulu, Pekanbaru, dan Palembang," katanya.

Ia mengatakan, sekarang banyak persoalan yang harus dijawab maka perlu tampil kepemimpinan yang kuat, karena kalau hanya konsep-konsep menata negara itu sudah banyak.

Selama ini, katanya, lemah di kepemimpinan sehingga implementasinya menjadi sangat mengecewakan. Menurut penilaian dunia, Indonesia itu potensi ekonominya besar, pertumbuhan ekonominya bagus.

"Kita bangga dihargai oleh dunia seperti itu, tetapi kita juga sedih karena di sini orang miskin masih puluhan juta, bagaimana di sebuah negara yang makro ekonominya bagus tetapi realitas masyarakatnya banyak yang miskin. Menurut saya perlu kepemimpinan yang kuat dan amanah," katanya.

Mahfud mengatakan, Nahdlatul Ulama (NU) mempunyai tanggung jawab untuk menampilkan pemimpin-pemimpin yang kuat, kemudian melalui PKB mencari pemimpin-pemimpin yang mau duduk di DPR dan DPRD yang dibekali dan dipilih dari orang-orang terbaik.

"Secara terus terang saya sudah menyatakan siap untuk dijadikan alternatif sebagai calon presiden, dengan catatan tetap mengajak pada rakyat Indonesia memilih pemimpin yang terbaik," katanya.

Ia menuturkan, kalau nanti di dalam realitasnya muncul calon pemimpin yang lebih baik dari dirinya silakan meilihnya.

"Saya pun akan memilih orang lain kalau memang lebih baik. Tetapi kalau alternatifnya begitu-begitu saja maka saya menjadi wajib menyatakan kepada rakyat saya pun siap ditugaskan oleh komunitas saya, yakni NU untuk ikut dalam kontes presiden," katanya. [fir/ant]



BERITA LAINNYA :