Politik & Keamanan

Kemendagri Bangun Tugu Perbatasan NTT-Timor Leste

Editor : Inge Madjid |Kamis , 27 September 2012 - 14:24:31 WIB | Dibaca : 434 Kali |

Mendagri Gamawan Fauzi.

@IRNewscom I Kupang: KEMENTERIAN Dalam Negeri (Kemendagri) segera membangun sebuah tugu di wilayah perbatasan antara Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan negara baru Timor Leste.

’’Tugu yang akan dibangun di pintu perbatasan Motamasin, Kabupaten Belu itu, merupakan termegah dengan dana yang disiapkan sebesar Rp4 miliar, ’’ kata Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi di Kupang, Kamis (27/09).

Mendagri juga menandatangani prasasti pembangunan tugu tersebut yang disaksikan Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya. "Kita akan membangun tugu yang lebih mewah di Motamasin sehingga dana yang dialokasikan adalah Rp 4 miliar," ujarnya.

Keberadaan tugu di perbatasan, kata mantan Gubernur Sumatera Barat ini untuk semakin meningkatkan rasa nasionalisme warga yang bermukim di wilayah perbatasan khususnya dan rakyat Indonesia umumnya.

Pada kesempatan itu, Gamawan juga memperlihatkan kepada gubernur, wagub dan wali kota/bupati se-NTT kondisi infrastruktur di wilayah perbatasan RI yang sangat memprihatinkan, diantaranya tugu di perbatasan antarnegara di Sota, Merauke dan kondisi rumah penduduk, prasarana pelayanan sosial dasar di Silawan, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.

Infrastruktur lain yang diperlihatkan Mendagri dalam gambar adalah fasilitas pasar tradisional bagi masyarakat di wilayah perbatasan dan pintu gerbang perbatasan Temajuk Paloh-Sambas Kalimantan Barat dan fasilitas pasar perbatasan di Skouw, Jayapura, Papua.

"Ini adalah fakta dengan negara tetangga yang sudah sangat maju. Bagaimana ada rasa nasionalisme kalau orang harus berjalan kaki untuk membawa hasil dagangan, karena tidak ada fasilitas jalan yang memadai," katanya.

Karena itu, alokasi anggaran untuk wilayah perbatasan, jelas Gamawan, akan terus ditingkatkan dari waktu ke waktu agar infrastruktur yang ada di wilayah berbatasan bisa lebih baik, paling tidak sama dengan negara tetangga.

Dalam kaitan dengan alokasi anggaran ini, Mendagri mengaku sudah beberapa kali melakukan koordinasi dengan puluhan kementerian untuk membahas persoalan pembangunan di wilayah perbatasan.  Dia berharap, ke depan, pembangunan di wilayah perbatasan bisa lebih baik dari sebelumnya. [via]



BERITA LAINNYA :