Ekbis

Gas 3 Kg Langka dan Mahal, Ini Jawaban Pertamina

Editor : Risnawati Avin |Rabu , 13 Februari 2013 - 17:22:38 WIB | Dibaca : 319 Kali |

Foto: Ilustrasi

@IRNewscom | Jakarta: PERTAMINA membantah adanya kelangkaan serta naiknya harga gas elpiji 3 kilogram. Perusahaan plat merah itu menegaskan bahwa selama ini Pertamina senantiasa mengecek dan dipastikan hasilnya dipasarkan cukup bahkan normal 100 persen.

VP Corporate Communication Pertamina, Ali Mundakir menjelaskan bahwa kenaikan serta kelangkaan itu terjadi, hanya karena faktor cuaca yang mengkibatkan distribusi menjadi terkendala. Juga, adanya kenakalan dari para agen elpiji dibeberapa wilayah.

"Kalau elpiji 3 kg itu lokalistik jadi kita harus tahu daerahnya, seperti di Jawa Tengah  itu ketahuan ada beberapa agen yang nakal dan kita hargai aparat atau kepolisian itu lapor ke pertamina. Jadi memang hal-hal ini kita lihat kasuistik secara pasokan normal kalau gak ada gangguan cuaca seperti bulan Desember hingga awal Januari karena menghambat distribusi," jelas Ali saat ditemui di kantornya, Pertamina, Jakarta, Rabu (13/02).

Ia menegaskan, keberadaan gas 3 kg yang merupakan barang subsidi pertamina telah diberlakukan kuota sesuai regulasi sehingga kelangkaan dan kemahalan semestinya tidak terjadi.

"Perlu diingat juga elpiji 3 kg ini barang subsidi ada kuotanya bahkan saya pantau di daerah itu pasokan normal. Kalau itu sudah diatur dari kuota harusnya tidak terjadi. Beberap isu elpiji susah, kalau misalnya ada agen yang nakal seperti itu silahkan lapor ke pertamina," tambahnya.

Adapun soal pengawasan, Pertamina sendiri berjanji mengawasi agen-agen elpiji termasuk mendapat masukan atau laporan dari masyarakat.

"Sistem pengawasan kita akan ke agen-agen  kemudian laporan-laporan masyarakat serta kawan-kawan (media) ada kenaikan, nanti kita akan kroscek," tutup Ali.[har-5]



BERITA LAINNYA :